• info@yakin-indonesia.org   
  • +62-21-7230827, 7397046




    Keputusan Menteri PUPR NO. 66/KPTS/M/2018 Tentang Komite Keselamatan Konstruksi   |   Surat Edaran Menteri PUPR No. 1/SE/M/2017 tentang Penentuan Biaya Langsung Personil dalam Penyusunan HPS Pengadaan Jasa Konsultasi Konstruksi di KemenPUPR   |   Permen No. 35/PRT/M/2016 tentang Cetak Biru Teknologi Informasi dan Komunikasi di Kementerian PUPR   |   Surat Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR No. KU.0301-Sj/600 perihal Persiapan Pelaksanaan Pelelangan Dini TA 2018   |   Surat Edaran Menteri PUPR Nomor 12/SE/M/2017 tentang Tata Cara Penyesuaian/Inpassing PNS dalam Jabatan Fungsional PUPR   |   SE lnspektur Jenderal Nomor: 09/SE/IJ/2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Klinik Konsultasi lnspekorat Jenderal Kementerian PUPR dan SK lnspektur Jenderal Nomor 33/KPTS/IJ/2017 tentang Pembentukan Klinik Konsultasi lnspektorat Jenderal Kementerian PUPR   |   Announcement of Contract Awarded for National Management Consultant (NMC) for PAMSIMAS III   |   Capacity Building - Penerapan Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU)   |   Informasi Seleksi Terbuka JPT Pratama di Badan POM   |   Sayembara Desain Logo LPJK   |   Lomba Foto Konstruksi Indonesia   |   

    Sebentar Lagi, 2 Proyek Jalan Tol Senilai Rp24,40 Triliun Dilelang
    Kedua proyek jalan tol yang segera memasuki tahapan lelang itu adalah Serang—Panimbang seksi 2 dengan perkiraan investasi Rp3,30 triliun dan Semarang—Demak dengan perkiraan investasi Rp20 triliun—Rp21 triliun.

    07 Maret 2018 09:15:00



    JAKARTA — Lelang dua proyek jalan tol senilai hampir Rp24,40 triliun ditargetkan akan dimulai paling lambat Mei 2018.

    Kepala Panitia Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol Badan Pengatur Jalan Tol Eka Pria Anas mengatakan bahwa kedua proyek jalan tol yang segera memasuki tahapan lelang itu adalah Serang—Panimbang seksi 2 dengan perkiraan investasi Rp3,30 triliun dan Semarang—Demak dengan perkiraan investasi Rp20 triliun—Rp21 triliun.



    Eka mengakui bahwa proses lelang Serang—Panimbang seksi 2 sepanjang 33 kilometer memang sedikit tertunda dari rencana pada kuartal pertama 2018 karena masih menunggu persetujuan skema availability payment (pembayaran berkala) oleh Kementerian Keuangan.

    "Itu izin prinsipnya sudah, tinggal izin angkanya saja, scheme pendanaannya persis berapa dari Kemenkeu. Kami harap [lelang] bisa April atau Mei," katanya kepada Bisnis, Selasa (6/3/2018).

    Pembangunan jalan tol Serang—Panimbang sepanjang 83,70 kilometer dilaksanakan dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha. Pemerintah hanya akan mengerjakan seksi 2 sepanjang 33 kilometer, sisanya 50,67 kilometer dikerjakan oleh PT Wijaya Karya Serang Panimbang.



    Sementara itu, untuk pembangunan jalan tol Semarang—Demak masih menunggu analisis mengenai dampak lingkungan dan kepastian penetapan lokasi proyek.

    Kendati demikian, Eka mengatakan bahwa instansinya telah menerima surat dari Gubernur Jawa Tengah yang mengharapkan agar proyek tersebut sudah bisa memulai pemancangan tiang perdana (groundbreaking) pada September 2018.

    "Jadi, kalau begitu harusnya minggu-minggu ini sudah mulai lelang, paling lama mungkin awal April untuk Semarang—Demak," ujarnya.

    Pembangunan jalan tol Semarang—Demak sepanjang 25,25 kilometer plus pembangunan tanggul sepanjang 10 kilometer sendiri memakan biaya sekitar Rp20 triliun—Rp21 triliun dengan dana yang disiapkan pemerintah lewat skema viability gap fund atau dana dukungan tunai Rp9 triliun—Rp10 triliun.

    Sumber: http://industri.bisnis.com/read/20180307/45/746890/sebentar-lagi-2-proyek-jalan-tol-senilai-rp2440-triliun-dilelang




    Berita Lainnya


    Kunjungi Sumut, Dubes Turki Tawarkan Kerja Sama Infrastruktur

    Duta Besar (Dubes) Turki Mehmet Kadri Sander Gurbuz menyampaikan hal itu saat berkunjung ke Sumatera Utara. Mehmet menjelaskan kedatangannya ke Sumut ......

    Swasta Sebut Hanya Nonton Proyek Infrastruktur, Ini Kata BUMN

    BUMN konstruksi angkat bicara soal dominasi di proyek infrastruktur. Direktur Pengembangan Usaha PT Hutama Karya (Persero) Putut Ari Wibowo menjelaska......

    Proyek Infrastruktur Dikuasai BUMN, Kontraktor Swasta Gulung Tikar

    “Ayo dong swasta dilibatkan,” curhat Wakil Ketua Umum III Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Bambang Rachmadi saat diskusi......

    Pembekalan Akreditasi LSBU/LSP AKTI - GABPEKNAS - HIPTASI

    Pembekalan Akreditasi LSBU/LSP AKTI - GABPEKNAS - HIPTASI Sesuai UU Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi

    Menteri BUMN Dorong Industri Lokal Pacu Produksi Komponen Listrik

    Rini menilai kemampuan Indonesia dalam memproduksi kemponen pembangkit listrik masih sangat minim.
  • Semua Berita

    “ Wujudkan Industri konstruksi nasional yang handal dan siap bersaing ”